RSS

analisis SWOT


Nama : M. Arrofi Rahman
Prodi : TBI
A.    PEMECAHAN MASALAH DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT

1.      DASAR PEMIKIRAN
Mengapa materi Analisis SWOT perlu diberikan kepada Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Bahwa Dewan Kerja adalah pemimpin, mereka harus selalu berusaha memimpin dirinya sendiri sebelum berniat memimpin orang lain. Bahwa Dewan Kerja wajib mempunyai kemahiran menyatakan pendapat, pikiran, dan kemauan yang jelas. Bahwa Dewan Kerja wajib mampu menerapkan suatau analisis guna memecahkan masalah serta dapta merencanakan kegiatan - kegiatan Penegak dan Pandega. Bahwa Dewan Kerja sebagai organisasi yang telah memiliki tata kerja yang tetap, yaitu menyusun, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan – kegiatan Penegak dan Pandega Fungsi Dewan Kerja mejalankan kebijakan kwartirnya, memberi sumbangan saran tentang pengembangan kegiatan Penghubung antara Kwartir dengan Penegak dan Pandega. Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk meningkatkan kegiatan.  Dewan Kerja mutlak memerlukan sesuatu koordinasi dengan berbagai macam sistem sehingga harus mendapat wawasan baru, analisis pemecahan masalah yang mutakhir  Pada saat sekarang sedang NGRTREN dikalangamn para TOP MANAJERIAL, yaitu materi analisis SWOT Dewan Kerja selalu berusaha menjangkau masa depan, tanpa melupakan masa lalu Untuk itu analisis SWOT diberikan dalam rangka kegiatan Pelatihan Pengelola Dewan Kerja ( PPDK ).
B.     PERMASALAHAN
Untuk membatasi pembahasan pembahasan dalam tulisan yang sederhana ini sekaligus untuk menyamakan pola pikir kita, maka dalam tulisan ini dirumuskan permasalahn – permasalahan sebagai berikut:
1.      Mengapa diperlukan analisis SWOT dalam pemecahan masalah oleh Dewan Kerja ?
2.      Bagaimana caranya mengetrapkan analisis SWOT dalam memecahkan masalah ?




C.    PENGERTIAN ANALISIS SWOT
Metode analisis  SWOT  terangkai dari dua unsur kata dan satu unsur singkatan, yaitu metode dan analisis sebagai unsur kata dan SWOT sebagai singkatan. Metode dan Analisis adalah cara mnyampaikan makalah dengan sistematis, teknis dan strategi untuk mengatasi suatu analisa. Analisis dapat diartikan suatau cara untuk mengurai dan mengelompokkan fakta – fakta dan data – data guna bahan pengenalan, pembelajaran, dan pemecahan masalah, ini sangat sederhana dan mudah sekali.
SWOT kepanjangan dari ;
S = STRENGH  berarti Kekuatan, W = WEAKNESS  berarti Kelemahan, O = OPPORTUNITY  berarti Kesempatan, T = THREAT  berarti Ancaman.
Apabila setuju singkatan SWOT , sama dengan KEKEPAN ialah: KE = Kekuatan, KE = Kelemahan, P = KesemPatan ,AN = Ancaman.
D.    PEMBAHASAN
Konsep Dasar Analisis SWOT Sejalan dengan kemajuan jaman serta perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi canggih dan seni yang semakin modern, tentu memerluksn jalan pemikiran yang modern pula. Ilmu pengetahuan, teknoogi dan seni medern dan munculnya permasalahan-permasalahanberanekaragam yang dihadapi oleh gerakan pramuka Eksistensi dewan kerja kwartir yang telah diatur dalam AD dan ART. Gerakan pramuka yaitu sebagai badan pelaksana kegiatan pramuka penegak dan pandega di kwartirnya masing-masing, harus semakin aktif, efektif dan efisien dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi . Dewan kerja penegak dan pandega merupakan ujung tombak gerakan pramuka sangat penting mendapatkan pengetahuan berbagai metode analisis pemecahan masalah, yang aktual sekarang adalah analisis SWOT. Metode analisis Swot dirancang untuk membantu memecahkan masalah. Atas dasar pemahaman konsep-konsep di atas maka metode analisis SWOT dapat dimaknai sebagai suatu proses tindakan manajemen yang didasari uraian fakta-fakta potensi = seperti kekuatan kelemahan kesempatan adn ancaman. Dengan mencermati makna analisis SWOT kita dalam menggunakan harus dengan sikap kritis, kreatif, motivatif dan pendekatan yang humanis . selanjutnya untuk mendapatkan sesuatu gambaran yang nyata tentang SWOT, kita gambarkan eksistensi materi tiap unsur organisasi gerakan pramuka. Adapun secara terinci sebagai berikut:


1.      Eksistensi materi SRTENGTH : kekuatan
Kemampuan gerakan pramuka daerah XI Jawa Tengah mempunyai kekuatan 35 Kwartir cabang kabupaten / kota. Masing-masing kwarcab, mempunyai daerah binaan tingkat kecamatan / kwaran 20 ranting dan kwaran membina lebih kurang 25 gugus depan yang berpangkalan di SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi. Kwarran memiliki gugus depan yang berpangkalan di SD. Peserta didik siaga 4 perindukan siaga putra/putri dan 2 pasukan penggalang putra / putri SD. SMP peserta didik penggalang 5 pasukan penggalang putra / putri. SMA peserta didik penegak 2 ambalan putra/putri.Perguruan tinggi anggota pramuka dewasa muda rata-rata 1 racana pandega putra/putri. Anggota dewasa, Terdiri dari : Pembina, pelatih Pembina Andalan Majelis pembimbing gudep dan mabi saka, Instruktur saka pamong saka, Karyawan kwartir.  Data tentang kualitas sumber daya manusia yang telah dicapai antara lain ; Pramuka garuda: siaga ,penggalang, penegak, pandega ada berapa. Pembina mahir dasar dan mahir lanjutan berapa pelatih dasar dan pelatih lanjutan berapa  alat perlengkapan dan transportasi serta kekayaan kwartir liannya termasuk dana Terlibatnya fungsi dan tugas dari pejabat pemerintah, dukungan masyarakat tentang gerakan pramuka.Simpati orang tua pramuka Struktur organisasi gerakan pramuka yang sudah mantap.
2.      Eksistensi WEAKNESS / kelemahan
Kelemahan dan kekurangan yang ada pada gerakan pramuka dewasa ini apa saja misalnya;kurang jumlah dan mutu tenaga staf yang bekerja secara penuh perbandingan pelatih dan pembina dan pembina yang ideal 1 : 10,saat ini masih 1 : 40 perbandingan pembina dan peserta didik yang ideal 1 : 10, saat ini masih 1 : 40 pencapaian target sasaran peserta didik yang ideal berkulifikasi pramuka garuda 10 %, saat ini masih sekitar 5 % mekanisme kerja yang belum mantap kurangnya peralatan latihan serta prasarana perkemahan kurang memadahi pendataan pendanaan yang belum mantap sumbernya di setiap kwartirbelum semua mabi berperan aktif peran serta orang tua pramuka, partisipasi masyarakat belum meratakaderisasi dan kepemimpinan dalam pengabdian gerakan pramuka belum konsisten, dan lain-lain.


3.      Eksistensi materi OPPORTUNITY: peluang,; kesempatan
Peluang, kesempatan apa saja yang dapat dicari dan digali oleh organisasi gerakan pramuka perlu diteliti secara cermat dan akurat. Teori mencari peluang dan kesempatan, kita perlu mengadakan perhitungan, misalnya :Menjangkau masa depan yang tidak melupakan masa lalu. Mengkaji peluang eksternal organisasi gerakan pramuka, untuk mengembangkan wawasan bernuansa wira usaha.Peluang / kesempatan dari pemerintah apa saja yang bisa kita jadikan kesempatan Peluang mengikuti magang di pabrik Peluang dibidang kependudukan dan pelestarian sumber daya alam, memanfaatkan sejengkal tanah tidur.
4.      Eksistensi materi THREAT: ancaman / gangguan
Beberapa jenis ancaman, gangguan apa saja yang bisa menjadi kendala dalam permasalahan untuk dipecahkan karena itu kita harus hati-hati dan cermat dalam menghadapinya, jangan kita salah langkah.Perlu dipahami inventarisasi, materi yang kira-kira menjadi ancaman.
Antara lain :
Ancaman ideologi pancasila, politik praktis yang disisipkan dalam, gerakan,pramuka, gangguan atau ancaman yang bersifat mental, spiritual gangguan datang dari anggota sendiri karena sombong dan malas berbuat.

0 komentar:

Posting Komentar