RSS
Tampilkan postingan dengan label Curhatku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhatku. Tampilkan semua postingan

The Hopeless Desire of a Witch

I just need someone who will say to me "There's no need for you to force yourself to smile everytime"

Sometimes, someone mentioned about my bitch face...
Does my resting face look frightening?
Then, should I always be smiling???

But... they thought that I was flirting with them or seduce them first...
When I realized that such a situation would repeatedly occur, I decided to suppress my feelings.

Rather than facing things, I would bury them...
So, that they would pass by quickly.

At first it was just a light drizzle...

"I'll get a little wet, but that's okay. I can stand it", I spoke it to myself. So I just kept walking.

I wonder how much time had passed...
When I woke up to the sound of thunder...
rainwater had pooled around me...
And I was standing in the middle of a lake.

Heavy rain beat down on me,

"IT HURTS"

and harsh winds whipped me,

"IT HURTS"

"IT HURTS......but......"


"WHAT CAN I DO????"

I only knew how to run from it.
So, when I reached a point where I was no longer able to run...

MY BREATHING STOPPED...

It way sad, but I accepted my fate...
Altough ....
Sometimes....
I wish there is someone

Apa kabar JNE Palangka Raya?

Hari ini aku kesaaaaaaaaaaaal banget. Jengkel sama pelayanan JNE Palangka Raya yang makin hari makin buruk.
Aku nulis ini begitu nyampe rumah setelah hampir 3 jam nunggu di JNE Palangka Raya yang ada di Jl. Seth Adji. Aku mau ngambil paketku yang udah nyampe dari hari minggu kemaren. Sebenarnya hari senin kemaren aku sudah ke sana, tapi kata pihak JNE barangnya belum disortir. Ok deh aku maklum dan pulang. Trus hari ini (hari selasa) aku ke sana lagi nanyain paketku. Kata mereka masih belum disortir. Padahal aku udah nunggu 3 jam lho...mereka juga udah manggil aku beberapa kali buat nanya alamatku. Aku khawatirnya barangnya hilang. Entah pegawai mereka kurang ato gimana sehingga barang sering keselip ato ancur, yang jelas aku kecewa.

Sebenarnya aku udah lama ga pake jasa JNE. Aku biasanya pake jasa kurir yang lain. Cuman kemaren sellerku terlanjur udah ngirim pake JNE, ya apa boleh buat.

Aku ga bilang semua JNE jelek yaaa...aku hanya bilang kecewa sama pelayanan JNE di daerah ku. JNE DAERAH PALANGKA RAYA bener bener TIDAK RECOMMEND. Kenapa aku bisa bilang kaya' gitu?

Dulu paketku pernah ga dikirim ke rumah sampe satu bulan lamanya. Tiap  hari aku ke kantor JNE buat minta kepastian, mereka bilang udah di antar, trus katanya itu barang udah datang satu bulan kenapa baru dicari... heiii aku tiap hari kesana masa ga hapal sama muka ku...ck
trus setelah sekian lama baru deh ada sms dari JNE, katanya barangku ada dirumah si kurir yang ngantar...APAAAAA?!!!! KOK GA JELAS GITU ALASANNYA...

Kejadian yang lain adalah...waktu aku mesan baju dan sepatu dari seller yang sama dan di kirim pada hari yang sama, tapi di jadikan dua paket. Paket baju nyampe dengan selamat. Tapi paket sepatu malah telat seminggu...itu pun aku musti ke sana buat nyari paketku. Dan apa yang aku temukan? Paketku ancur banget kotaknya. Yup, kotak sepatunya robek kaya udah dibuka, sampe sebagian sepatunya keliatan dari luar. Sakit hati rasanya waktu nerima tu paket.

Nah kali ini entah bagaimana nasib paketku. Aku takut hilang ato rusak.huhuhu  😭

PLEASE JNE PALANGKA RAYA...PERBAIKI DONG KINERJANYA...

Kenapa?

Ada apa dengan rumah ini?
Ada apa dengan keluarga ku?
Semuanya berubah...aku seperti tak mengenal mereka...
Kenapa suasananya kaya' gini?
Aku nggak suka...udah tiga hari perang dingin...benci banget ngeliatnya..
Hhhhhhh......
Bisa nggak sih kalian bersikap layaknya orang dewasa...masa cuma gara-gara masalah gitu aja sampe diem-dieman....bener-bener nggak enak tau nggak....bikin sensi...jadi tambah nggak betah di rumah...hhhh
cuman bisa bersabar...
tiap hari aku hidup dalam imajinasiku...karna memang terlihat lebih menyenangkan daripada kenyataan...
Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaargh....aku benci...

Tugas ku?

Nah...lama nggak mampir ke blog ini, hampir berdebu jadinya...kali ini posting tugas-tugas aja ah...mumpung lagi dapat pinjaman modem dari kaka...hehe
nah, pas liat liat isi folder ku...aku nemu file gaze banget...tugas kelompok bareng si Inna, Heru, and Budi. Tapi perasaan aku nggak pernah ngerjain deh...jadi menurutku yang ngerjain tu tugas adalah si Inna. secara impossible banget kalo Heru and Budi bakal ngerjain tu tugas...

Ok, aku juga nggak ngerti tu isinya apa...yang jelas dalam file itu ada empat part.

Part 1Speaking
Part 2 Reading
Part 3 Vocabulary
Part 4 Tenses

Setelah ku liat-liat and baca (dikittt...) isinya juga ngasal banget...nggak ada referencenya juga...jadi intinya cuman modal copas sama edit-edit dikit...hedeeeh...
udah segitu aja...

[Diary] Karakter?


Paginya sendu. . .seperti akan menangis lagi hari ini. . .
Awan kelabu mulai menghiasi hati. . .
Langit temaram menyelimuti. . .
Aaaish. . ,galau mulu. . . Tapi ngga' tau apa yang dipikirin. . .
Mulai deh bersedih. . .
Sebenernya apa yang disedihkan?
Jangan jangan bukan sedih yang sebenarnya. . .tapi hanya hasil sugesti lingkungan dan keadaan. . .
Ehh, makin membingungkan. . . Apa sih yang terjadi sama diriku?
 Akhir akhir ini karakter miyu keseringan keluar. . . Karakter asli jadi sedikit berubah. . . Karakter tia mulai berontak dan ingin menguasai juga. . .
Yang mana harus kupilih? 2 karakter ini punya kelebihan dan kekurangannya. . .
Tapi apakah gabungan 2 karakter itu adalah diriku?
Kenapa aku selalu merasa aku bukanlah aku. . .
Aku hanya menjadi apa yang diharapkan. . .
Jika aku berubah. . .aku akan dibenci salah satu. , .
Atau aku harus men-delete semua karakter yang ada?

Cinta yang Bertepuk Sebelah Tangan

Halo. . .kali ini miyu ingin berbagi cerita tentang kisah cinta miyu. Ini curhatan ku. . .
Ini kisah cintaku. Kisah ku yang mungkin sangat menyedihkan (lebay).



Cerita ini dimulai saat aku masuk kuliah. Aku mahasiswa baru di universitas itu. Teman teman ku beda prodi dengan ku.
Awalnya aku tak mengenal siapa pun, termasuk DIA. Dia yang membuat hari hari ku menjadi lebih indah, membuat hidup ku lebih berwarna, dia juga yang membuat ku merasakan sakitnya cinta.

Dia kakak tingkat ku. Aku mengenalnya saat kegiatan OSPEK. Menurut ku biasa, tapi entah mengapa rasa itu tumbuh dan mulai memekarkan bunga bunga cinta. Aku jatuh cinta pada nya.

Setiap saat aku selalu memikirkannya. Membayangkannya. Aku ingin mengenalnya. Aku ingin berteman dan akrab dengannya. Tapi itu mustahil. Siapakah aku? Aku hanya gadis biasa dari keluarga sederhana menengah ke bawah. Sangat jauh jika harus dibandingkan dengannya. Sangat tidak cocok jika aku bersanding dengannya. Sungguh tinggi mimpi ku ini.

Apakah dilarang jika aku menyukai seseorang? Tidak kan? Karna mimpi ku ini, rasa ini lah yang membuatku terus menangis di tengah malam.

Aku tak tahu apa yang ku suka dari dirinya. Mungkin inilah yang dikatakan orang dengan cinta pada pandangan pertama. Cinta yang tak mengharapkan apapun. Cinta yang tulus. Tapi apakah dia melihat diriku? Tidak. Itulah yang membuatku sakit. Aku mencintai orang yang salah. Orang yang tak pernah melirik orang orang biasa seperti ku(?).

Jantung ku selalu berdetak tak keruan jika ia ada di dekat ku. Memang tak pernah benar benar dekat, maksud dekat di sini sekitar 5m. . .haha. . .sungguh menggelikan.

C.I.N.T.A

Kata yang simpel tapi sungguh menyakitkan. . .

Kaka tingkat ku ini salah satu orang penting di kampus ku. Orang hebat yang sangat sulit untuk dapat ku jangkau. Dia menduduki jabatan penting di salah satu organisasi dan masih banyak lagi kelebihannya. Sekarang bandingkan dengan diri ku. Mahasiswa baru yang tak menonjol. Tidak pernah ikut organisasi, nilai pas pasan, dan masih banyak lagi nilai minus diriku.

Karna dirinya aku berusaha memperbaiki diriku. Berusaha yang terbaik. Saking ingin dekat dengannya, aku rela masuk organisasi yang dipimpinnya.

Awalnya niat ku karna dia. Sampai aku mengetahui kalau dia sudah ada yang punya. Aku patah hati. Aku sedih. Menangis terus menerus karna hal itu. Sungguh bodoh memang. Cinta telah menutup akal ku. Membuang buang tenaga untuk menangisi hal itu.

Niat ku untuk masuk organisasi itu pun musnah. Aku tak punya asa untuk menjalani hari ku. Untung aku mempunyai sahabat yang menolong ku dari keterpurukan jurang putus cinta. Pilihan ku untuk masuk organisasi itu pun tetap ku ambil. Aku harus melakukannya jika ingin melupakan dia. Tidak boleh melarikan diri.

Teman teman ku kaget saat aku memutuskan untuk masuk organisasi itu. Ya, kaget dan heran. Kelihatannya aku memang lemah. Tapi kejadian itu telah memberikan kekuatan pada ku. Sekarang aku berniat untuk menjalaninya dengan kesungguhan hati yang mantap.

Sekali patah hati tak kan menutup kemungkinan yang lain. Tuhan telah menggariskan jodoh yang terbaik untuk ku. Aku percaya itu.



^cerita ini sedikit dibumbui dengan kelebayan^
harap maklum...hehe

[Diary 6] My Wish

terkekang
 
Akhir akhir ini aku merasa terkekang. Mengapa aku terkurung dalam suasana yang tidak mengenakkan.
Aku tau kalau ini adalah jalan untuk ku memperoleh kebahagiaan. Ketidaknyamanan adalah penyeimbang dalam kehidupan, agar kebahagiaan masih memiliki rasanya. Tapi keadaan ini sungguh membuat ku tersiksa. Membuat ku seakan seperti boneka. Memang niatnya baik agar aku disiplin, agar aku menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Tapi jika harus terus menerus dikekang pun aku tak akan sanggup. Aku pun ingin bebas.
Silahkan hukum aku. Aku mengaku kalau aku sering berbuat salah, sering melanggar aturan hanya untuk kenyamanan ku sendiri. Ya, aku memang yang paling buruk di antara kalian. Di antara para anggota, aku lah yang paling tak dapat diharapkan. Aku bagai anak kecil yang manja. Kalian mendidikku untuk menjadi orang dewasa yang dapat diandalkan. Inilah alasanku memilih kalian. Menjadi anggota kalian agar aku menjadi lebih baik lagi. Kesengsaraan ini pasti akan berbuah manis. Aku percaya itu.

[Diary 5] Help Me!!

Ini curhatan yang ku buat pada hari sabtu, 5 Mei 2012. Lagi galau ceritanya. . .haha


Siapa saja tolong aku. . .
Tolong aku dari kesesatan ini. . .
Aku tersesat dalam labirin kehidupan. . .
Kebingungan dalam mencari arti hidup. . .
Kesengsaraan dalam mencari cinta sejati. . .
Kemunafikan yang menyelimuti diri ini. . .
Yang telah memberiku topeng palsu sebagai jati diri. . .
Menjalani hidup dalam kepura-puraan. . .
Hanya menjalaninya semata tanpa ada tujuan. . .


tenggelamAku bagaikan kapal yang terombang-ambing dalam lautan keputusasaan. . .
Berusaha tak tenggelam dalam kenestapaan yang siap menelanku. . .
Menunggu hingga ada yang menolongku. . .
Tapi SIAPA??

"Coba kau mencari temanmu. . ."

Tapi aku TAK PUNYA teman. . .

"Bagaimana dengan sahabat??"

Aku pun TAK memPUNYAinya. . .

"BOHONG?!! Semua orang memiliki teman untuk hidup. . ."

Tapi aku TAK PUNYA teman yang dapat dimintai tolong. . .

Aku tak BUTA. . .
Aku tak TULI. . .
Aku pun tidak LUMPUH. . .
Aku tau semuanya. . .
Tapi. . .mungkin aku BISU. . .
karena aku TAK DAPAT mengatakan semua kebusukan kalian. . .
Aku berpura-pura BUTA agar tak melihat semuanya. . .
Aku menipu dengan bersikap TULI agar tak mendengar keluhan kalian. . .
Bahkan akhirnya aku terlihat seperti orang yang LUMPUH yang siap menerima hinaan kalian. . .
Tapi apa yang ku dapat. . .
Aku hanya seperti ROBOT atau BONEKA yang dapat kalian mainkan. . .

Saat aku yang hampir tenggelam. . .
Siapa yang menolongku??
JAWABLAH!!
Aku perlu pertolongan. . .

Apakah kalian mengerti?

Halo semuanya. . . Kali ini miyu cuman ingin curhat. Nggak pa-pa kan? Miyu lagi galau sih. . .
 Ini curhatku. . .


Aku ingin bertanya. Apakah kalian mempunyai teman? Bagaimana sikap mereka terhadapmu? Bagaimana sifat mereka sesungguhnya? Apakah kalian mempunyai sahabat atau teman baik? Apakah mereka benar benar teman baikmu? Mengerti kah mereka dengan dirimu?

Ya, semua orang pasti punya teman. Entah itu baik atau jahat. Entah itu manusia atau bukan (?). Manusia pasti memiliki teman. Pasti. Mengapa? Karna manusia adalah makhluk sosial. Manusia tidak dapat hidup sendiri. Manusia memerlukan teman.

Sekarang. . .bisakah kalian menjawab pertanyaanku di atas? Mungkin ada yang bisa dan tidak.

Baiklah. Kebanyakan dari kalian pasti memiliki teman, teman baik bahkan sahabat. Tapi apakah mereka benar benar baik? Menurut ku tidak. Karena manusia tempat salah dan khilaf. Tidak ada yang sempurna. Tidak ada yang benar benar baik. Mereka pasti memiliki kesalahan.
Ya, kesalahan.

Kesalahan kecil tak ada artinya. Tapi hal itu bisa menjadi besar.

Hal ini lah yang menganggu pikiranku. Aku punya teman. Bukan sahabat. Hanya teman biasa. Aku tidak suka caranya yang terlalu ikut campur masalah pribadiku. Maksudnya mungkin biasa. Hanya ingin menggoda ku. Tapi aku tak suka. Itu sama saja membuka aib ku.

"Tak perlu dikatakan. Biarlah hal itu menjadi rahasia ku. Jika kau memang tak mau menghargai privasiku, beberkan saja semuanya. Katakan saja semuanya agar seluruh dunia tau betapa menyedihkannya diriku.

Apakah karna aku bukan sahabatmu hingga kau melakukan hal itu? Tanpa beban menceritakan hal itu pada orang lain.

Aku tau. . .awalnya memang salahku. Salahku menulis curhatanku di blog ini. Ini blog pribadiku. Ya, memang. Tapi aku tak mengira kau akan membaca catatanku. Memang wajar, karna blog ini dipublikasikan. Tapi tak seharusnya kau menceritakannya pada orang lain. Jika kau tau, maka lupakanlah. Jika kau tak dapat melupakannya, maka rahasiakan hal itu.

Aku kecewa. Apakah aku orang yang dingin? Apakah aku kurang baik? Apa yang harus kulakukan agar orang menghargaiku?

Aku menyesal mempunyai teman seperti mu. Aku menyesal mengenalmu".

Ingin sekali aku mengatakan semua itu padanya. Tapi tidak mungkin aku melakukan itu. Tali pertemanan ku akan rusak jika aku benar benar mengatakan hal itu. Biarlah ku simpan semuanya. Walaupun sakit, tapi ini yang terbaik (?).

Huummfh. . .segitu saja dulu. Cape juga malam malam nulis panjang pake hp.
Good nite all. . .

Diary 3

Halo sahabat choco. Miyu hari ini ga' mau posting tentang komik atau lirik. Miyu cuman mau curhat. Boleh ya?

Aku hari ini lagi kesal, sedih, marah, pokoknya semuanya deh. Kalian tau kan kalo aku benci ma mamah. Bagi yang belum tau, anggap aja kalian tau. . .hehe #maksa. . .
Entah kenapa aku memang nggak suka ma mamah. Tiap kali aku udah berusaha untuk meyakinkan diriku ndiri kalo mamah tuh orang paling berjasa di dunia. Tapi tiap kali juga hati dan otak ku menolak.

Aku tidak pernah cocok dengan mamah. Apa aku ini anak yang durhana? Mudah mudahan saja tidak. Aku tidak mau jadi anak durhaka. Aku juga punya hati. Walaupun aku benci, tetap saja aku harus berbakti.
Hari ini emosi ku memuncak lagi gara gara mamah. Aku berusaha sabar. Diam. Ya, hanya itu yang kulakukan. Mendengar semua ocehan mamah yang tak mengenakkan.

Padahal beberapa hari kemarin kehidupanku sudah damai, menurutku. Tapi kemarin mama pulang dari luar kota. Dalam hati aku mengeluh, " Yaaah. . .kehidupanku yang suram kembali datang". Aku memang menganggap hal itu seperti malapetaka yang amat sangat besar. Mengapa tidak, baru saja mamah datang aku harus menyiapkan telingaku ini untuk mendengar semua omelan omelannya. Segala sesuatu yang aku kerjakan pasti dikomentari. Walaupun aku sudah menjalankan semua perintahnya, tetap saja mamah bisa mendapatkan celanya.

Aaaargh. . .aku nggak suka semua ini. . .

Siapa yang suka sih kalo setiap hari dalam kehiduhapnya ada yg namanya omelan mamah. Aku jadi orang yang kaya' gini juga gara gara mamah. Kalo mamah mau aku berubah, mamah juga harus berubah donk. Jangan hanya menuntut perubahan pada diriku aja. 


Tapi percuma aja aku cerita ma kalian. Kalian nggak bisa menolongku. Percuma ku cerita panjang lebar. Kalo intinya aku nggak berani bilang ma mamah. Semua ini karna nggak pernah ada yang namanya hubungan yang baik antara aku ma mamah.
Aku pengen kaya' anak anak yang lain.
Huwaaaa T,T

Catatan yang Terlupakan

Halo sahabat choco. . . Besok sudah mau lebaran. Mohon maaf ya kalau selama ini saya ada salah.

Sebenarnya karna besok sudah lebaran jadi hari ini saya sibuk bersih bersih rumah. Capek juga karna harus berbenah sendiri berhubung mamah sudah pulkam dan saya yang harus menjaga rumah. Hari ini saya akan bercerita tentang kegiatan ini. Tak apa kan sekali sekali bercerita tentang kegiatan saya.haha., Saya hanya akan bercerita tentang hal yang menarik perhatian saya saja.

Saat saya ingin membersihkan rak buku saya. Saya kaget ternyata tumpukan bukunya banyak sekali. Buku buku saat saya masih SD pun ada (walau hanya beberapa) sampai buku buku saya saat SMA. Rencananya memang ingin membereskannya dengan menyisihkan buku buku yang tidak terlalu penting. Nah, saat saya memilah milah buku itulah, saya menemukan buku corat coret saya saat kelas 2 SMA. Isinya macam macam dari catatan pelajaran hingga gambaran gambaran saya saat bosan.

Saya bernostalgia sejenak. Duduk sambil melihat lihat isi buku itu. Saya lupa dengan kegiatan saya sebelumnya, terlalu asyik mungkin. Saat membolak balik lembar demi lembar, mata saya menangkap tulisan saya yang tidak terlalu jelas karna menggunakan pensil yang tipis. Tulisan itu seperti puisi tapi bukan puisi. Semacam ungkapan hati. Tapi saya tidak ingat pernah menulisnya,yang jelas itu nyata adalah tulisan saya..haa.. Ini contoh tulisan saya itu:


*Catatan pertama:
Bagaimana kan ku gambarkan
Semuanya terlihat sangat indah
Ku tak pernah berpikir
Kau kan kembali lagi

Fajar di pagi ini terasa begitu nyaman
Tak pernah kurasakan seperti ini
Kau beri warna dalam dunia ku
Yang dulu terlihat suram

Ku tak ingin kau pergi lagi
Biarlah kau disini
Temani hari ku yang sendiri
Beri cahaya tuk terangi hariku 



*Catatan kedua:
Ingatkah saat dulu kita bersama
itu adalah hal yang paling berharga yang kumiliki
Tapi kenapa kau pergi tanpa katakan sesuatu tuk ku
Aku masih menunggumu hingga saat ini

Kau selalu tersimpan dalam hatiku
Ku tak pernah berniat melupakanmu
Tapi mengingatmu membuatku sakit
Sakit yang tak terkira

Ku menunggumu yang tak pasti datang
Aku tak menyesal
Karna dengan menyimpan harapan itu
Ku masih bisa lewati hari ku

*Catatan ketiga:
Biarkan aku menatap langit
Melihat lurus pada bintang
Karna tak ada jarak di antara kita
Penuhi raga ini dengan cahaya


Saya tidak percaya itu adalah tulisan saya. Saat saya membacanya, menurut saya agak lebay atau bahkan sangat norak. Yaaah, toh saya juga tidak ingat. Biarlah itu menjadi teka teki. . .haha 



Yup, hanya itu yang mau saya ceritakan. Biasa banget ya. . . Tapi tak mengapa, saya kan hanya ingin berbagi cerita. Teman teman boleh berkomentar tentang cerita saya ini. Saya akan sangat senang jika ada yang mau meluangkan waktu untuk berkomentar. .haha :)
Hmm. . .sampai jumpa di postingan selanjutnya. . .

Mimpi buruk

Kejadian tadi malam benar2 sukses membuat kami sekeluarga telat sahur. Bayangin, waktu yang tersisa buat sahur cuman 6 menit..ckck.. benar2 deh.
Sebenarnya sih kalo mamah nggak nyeletuk bahwa tadi malam nggak bisa tidur gara2 abah yang tiba2 bangun, nggak bakal deh aku cerita ama ortu tentang kejadian yang ku alami di saat yang sama tadi malam.
Kejadiannya sih biasa2 aja. Gini ceritanya. . .

Tadi malam ada yang mengetuk pintu depan dari luar. Terdengar sangat jelas, soalnya kamar ku yang paling dekat dengan pintu depan. Kontan saja aku terbangun. Siapa sih malam2 gini yang datang, gerutu ku. Ketukannya seperti ada sesuatu yang penting dan terdengar seperti ketukan kakakku yang sering pulang pagi. Dengan mata setengah mengantuk, ku ambil Hp di dekat bantal. Ku lihat jam yang tampil di layar. Pukul 23.59. Waduuh sebentar lagi tepat tengah malam. Jangan2 yang ngetuk pintu tadi malaikat maut. Hiii. . . aku bergidik ngeri membayangkannya. Khayalan ku langsung berkembang dengan liar.

Tanganku masih memegang Hp, saat aku merasakan ada seseorang yang mengawasiku. Ku lirik orang itu. Owh abah, pikirku. Walau mukanya tidak terlihat jelas karna nyawa ku belum terkumpul smua dan karna mata ku yang minus. Tapi, masa abah jadi sehitam itu? Nggak mungkin banget ya? Biarlah, yang penting sekarang tidur lagi, kata ku dalam hati. Sebelum itu ku lihat lagi Hp ku. Pukul 00.01. . .

Tiba2 ku dengar suara mamah dan abah bercakap2.
"Ada apa?" tanya mamah kaget.
"Ada yang ngetuk pintu," kata abah sambil berjalan mendekati pintu.

Deg!
Terus siapa yang mengawasi ku td?

Krieet~
Terdengar suara pintu di buka.
"Siapa?" tanya mamah.
"Tidak ada siapa," Abah berjalan kembali ke kamar sesudah mengunci pintu.

Aku tidak bisa tidur. Ku paksa mata ku terpejam. Mulutku komat kamit melafalkan doa untuk menghilangkan rasa takutku hingga akhirnya ku tertidur.

Saat ku ceritakan hal itu pada mamah. Mamah sampai merinding mendengarnya. Mamah jadi takut meninggalkanku dan adikku. Masalahnya mamahku memang harus pergi ke banjar pagi ini selepas sholat subuh. Tapi tak masalah, karna aku lumayan pemberani..hehe

Diary 2

Rumitnya kehidupanku. . . Rasanya ingin ku akhiri. . . Tapi hal itu tak akan menyelesaikan masalah. . . So, tetap harus ku jalani. . . Untung aku punya sahabat yang bisa diajak curhat. . . For Nana and Hima. . .Makasih ya. . . You are my best friends. . .

For give me please. . .

Assalamualækum wr.wb.
Semua'na. . .sekarang aku mau minta maaf. . .aku sadar. . .selama ini aku bukan orang yang baik. . .aku juga mau minta maaf sama mamah. . .aku tau selama ini aku bukan anak yang baik. . .aku selalu membangkang,malas,dan segala hal yang seharusnya tidak kulakukan justru sering sekali kulakukan. . .sekarang aku sadar. . .aku akan berusaha menjadi anak yang lebih baik lagi. . .aku akan berubah walaupun ku tahu itu sangat sulit. . .karna aku ga' mau lagi jadi anak durhaka. . .aku sadar. . .percuma aku membencimu. . .karna mamah adalah segalanya. . .aku sadar. . .tapi aku baru bisa minta maaf disini. . .aku masih sulit untuk bertemu dan bicara sama mamah. . .aku sadar saat tadi malam aku mimpi hal yang tak pernah kubayangkan. . .aku menangis. . .hingga aku terbangun dari tidurpun aku masih merasakan buliran hangan membasahi pipiku. . .aku ga' mau menambah dosaku lagi. . .maafin aku. . .
Bukan cuman pada mamah. . .tapi juga semuanya. . .abah,nasrul,k'erni,k'roni,n' temen temen semua. . .maafin aku. . .selama ini aku bukan orang yang baik. . .kuharap kalian semua mau maafin aku. . .karna aku ga' tahu pa yang bakal terjadi kalo kalian semua ga' mau maafin aku. . .ku mohon. . .for give me please. . .

Season of love part.2

Hehe. . .nie bukan sambungan sinopsis komik yang kemarin sich. . .tapi sekarang aku mau berbagi cerita. Kenapa aku suka cerita season of love. Karena kisah cintaku yang terlalu mirip dengan cerita komik season of love(hee' narsis. . .). Ceritanya tentang cinta pertamaku waktu SD yang ga' bisa aku lupain. . .sampai sekarang aku sudah SMA. . .aku lupa bagaimana kami bisa jadian, yang jelas akhirnya kami putus. . .dan yang mutusin juga aku(kaya' mio khan. .heE *narsis mode on*). Alasannya karna saat itu bentar lagi ujian,jadi aku mau konsen belajar ceritanya(basi banget yach. . .). Tapi dia cuaman bilang 'no comment'. . .pa'an coba. Yaaah. . .jadi aku kaya' biasa aja,tapi sikapnya mulai saat itu berubah(itu perasaanku lho). Sampai akhirnya perpisahan kelas 6 yang juga jadi perpisahan aku dan dia. Soalnya setelah itu aku ga' ketemu lagi ma dia. Dia pindah keluar kota. Yaaa. . .aku relain aja. Ku berusaha untuk kelupainnya. Emank sich setelah itu aku ga' mikirin dia lagi. . . Tapi, entah mengapa dia muncul lagi dalam ingatanku. Ini semua karna tiba tiba dia sms aku. Jadi deh aku ga' bisa lupa. Walaupun ga' nyata,cuman berhubungan lewat sms tapi udah bikin aku jadi kaya' orgil. Bayangin aja deh, sms-an mpe tengah malam. . .ckckck. Yaah. . .sekarang aku emank sahabatnya kaya' dulu,dan sampai kapan pun akan tetap jadi sahabat. Tapi tetep za rasanya sakit waktu dia udah punya cewe'. . .
Oke,aku emank masih ada rasa sich. . .tapi sebagai penegasan "aku ga' bakalan jadi mio yang balikan lagi ma kiba,karna kenyataan tak khan pernah sama dengan komik. . ."

temen temen...

aku pernah bertanya untuk apa aku hidup...rasany ga' ada artinya aku hidup...ga' ada yang bisa aku lakuin...aku juga pernah berniat lebih baik menghilang dari dunia ini...soalnya....kaya'na ga' da yang mengharapkanku...ga' da yang menghiraukanku...selama ini aku cuman jadi bahan tertawaan..atau kambing hitam...selalu saja...semunya menyalahkanku... seberapapun aku ingin membela diri pasti tak ada yang menghiraukanku...ga' du rumah..sekolah...atau di tempat manapun...semua kehidupanku ku jalani dengan kepura puraan...tapi menurutku itu lebih baik...tertawa..sedih...senang...apakah ada yang memperhatikanku...ga' ada...dan emang buktinya ga' da...semua cuman pura pura agar aku di akui...tapi itu hanya sampai aku lulus smp...
sekarang aku bukan miyu yang dulu...terserah orang mau bilang aku apa..aku akan berusaha mengubah diriku menjadi lebih baik lagi...ini berkat sahabat terbaikku..."NANA"...takkan pernah tergantikan...berkat nana aku bisa menjalani hari hariku...apalagi setelah ketemu temen temen d'okashii guribah jiddan...aku lebih berani mengutarakan pendapatku...walaupun suasana di rumah masih tetap sama...tapi paling ga' di sekalah ga' lagi...makasih yach...